Jelang Inggris vs Spanyol: Demi Cinta, Ramos Tebar Pesona

loading…

Kapten timnas Spanyol Sergio Ramos ingin dunia kembali mencintai timnas Spanyol, dengan cara menang atas Inggris pada laga Liga Bangsa-Bangsa Eropa di Wembley Stadium, Minggu (9/9/2018) dini hari/Foto/istimewa

LONDON – Kapten timnas Spanyol Sergio Ramos tak peduli pikiran negatif orang-orang mengenai penampilannya di pertandingan pembuka Divisi A grup 4 melawan Inggris di Wembley Stadium, Minggu (9/9/2018) dini hari. Dia hanya fokus membawa timnya menang dan membuat dunia kembali jatuh cinta kepada timnas Spanyol.

Sebelumnya, pemain 32 tahun itu telah menjadi kontroversi sejak kemenangan klubnya, Real Madrid melawan Liverpool di final Liga Champions 2018/2019. Ramos dianggap sengaja melukai pemain depan Liverpool, Mohamed Salah.

Ramos telah berbicara beberapa kali tentang insiden itu, dan menegaskan dirinya profesional dan tidak ingin melukai siapa pun. Mantan bek tengah Sevilla ini telah membahas masalah ini sekali lagi saat dia mempersiapkan pertandingan kompetitif bersama timnas Spanyol di Inggris.

“Saya tidak pernah pergi ke lapangan dengan tujuan melukai pemain profesional lain. Saya memiliki hati nurani yang sangat bersih,” kata Ramos dikutip dari Sky Sport, Sabtu (8/9/2018)

“Saya datang ke sini (Inggris) untuk menang bersama Spanyol dan saya tidak peduli apa yang orang katakan atau bagaimana saya akan diterima,” terangnya.

Spanyol mengalami kampanye mengecewakan di Piala Dunia 2018 . Mereka  kalah dari tuan rumah, Rusia melalui adu penalti di babak 16 besar. Sebelum turnamen berlangsung, sang juara Piala Dunia 2010 memecat pelatih kepala, Julen Lopetegui yang digantikan oleh Fernando Hierro, tetapi sekarang dikelola oleh mantan bos Barcelona Luis Enrique.

Ramos mengatakan ada antusiasme baru di sekitar skuat sejak Enrique Рyang memenangkan La Liga dua kali dan Liga Champions  selama tiga tahun masa jabatannya di Barca Рmengambil alih tim.

“Dalam beberapa tahun terakhir Spanyol telah menurunkan beberapa level permainan. Dan saat ini tujuan kami adalah untuk memulihkan permainan sehingga bisa memenangkan setiap pertandingan. Kami ingin menjadi yang pertama di grup ini,” terang Kapten Madrid itu.

“Pelatih dan pemain memiliki tantangan besar di depan kami dalam upaya untuk menang lagi. Kami memiliki banyak ambisi tetapi kami harus menunjukkannya. Kami ingin dunia jatuh cinta kepada kami lagi,” pungkasnya nya.

Ya, Dunia pernah kagum dengan penampilan timnas Spanyol saat menjadi kampiun di Piala Dunia 2010. Permainan satu-dua cepat nan indah mampu menyihir pertandingan menjadi enak ditonton.

(sha)