Lombok Bangkit, Guru Korban Gempa Diberi Tunjangan Selama 6 Bulan

JawaPos.com – Pemerintah terus mengawal proses pemulihan di Lombok setelah diguncang gempa Agustus lalu. Selain mendirikan sekolah darurat dan bangunan semi permanen, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) pun memberi bantuan untuk guru daerah setempat. Terutama guru yang rumahnya ikut rusak diguncang gempa.

Total, 5.298 guru akan diberi tunjangan selama enam bulan ke depan. Guru berstatus PNS setiap bulan akan mendapatkan tunjangan Rp 1,5 juta. Sedangkan guru non-PNS mendapat Rp 2 juta per bulan.

“Sekali-sekali yang non-PNS diberi tunjangan lebih besar,” ujar Mendikbud Muhadjir Efendy di Mataram, Lombok, kemarin.

Lombok Bangkit, Guru Korban Gempa Diberi Tunjangan Selama 6 BulanInfografis catatan gempa yang dirasakan Lombok sejak akhir Juli hingga Agustus 2018. (Rofiah Darajat/JawaPos.com)

Kemendikbud menargetkan ada sekitar seribu tenda yang akan dibangun. Pemerintah juga sudah berupaya membuat sekolah darurat, semipermanen, yang nanti dibangun secara bertahap menjadi sekolah permanen.

Muhadjir mengatakan, pihaknya juga telah menginventarisasi sekolah-sekolah terdampak gempa dalam berbagai kategori. Mulai rusak ringan, rusak sedang, hingga rusak berat.

Pengelompokan kerusakan itu akan berguna dalam kaitan dengan siapa akan membangun sekolah itu. 

(elo/lyn/c9/ttg)

Cara DAFTAR POKER Domino Qiu Qiu Capsa Susun Online Indonesia di Situs Agen Judi Terpercaya Assosiasi Resmi Dewapoker IDN Bank BCA, BNI, BRI dan Mandiri.