Makna Tersembunyi Del Piero di Balik Trofi Liga Champions

loading…

Di pertengahan tahun 90an, pria yang dikenal dengan julukan Il Pinturicchio merupakan salah satu pemain yang memberikan kontribusi besar terhadap Juventus sewaktu memborong sejumlah trofi bergengsi / Istimewa

TURIN – Musim 1995/1996 menjadi momen terindah yang sulit dilupakan Alessandro Del Piero. Di pertengahan tahun 90an, pria yang dikenal dengan julukan Il Pinturicchio merupakan salah satu pemain yang memberikan kontribusi besar terhadap Juventus sewaktu memborong sejumlah trofi bergengsi yakni Liga Champions, Piala Super Italia, Piala Super Eropa, dan Piala Interkontinental.

Juventus menggarisbawahi namanya sebagai salah satu klub terbaik di Eropa. Trofi Liga Champions yang disabet I Bianconeri merupakan gelar bergengsi kedua sepanjang sejarah klub. Sehingga tak aneh gelar ini memiliki makna yang begitu dalam.

Pasalnya, trofi Liga Champions 1995/1996 dianggap sebagai simbol kebesaran klub. Itulah sepenggal kenangan yang masih terpatri dalam pikiran Del Piero.

“Musim 1996 sangat menggairahkan karena segala sesuatu terjadi dalam sebulan. Tahun itu, meraih gelar Liga Champions merupakan perjalanan panjang karena kami mampu melewati setiap rintangan. Secara pribadi itu adalah tahun yang sangat bermakna buat saya pribadi,” ungkap Del Piero dikutip dari La Gazzetta dello Sport, Kamis (13/9/2018).

“Penggemar tahu bahwa saya berada di bagian dari keberhasilan itu dan itu adalah tahun terbaik kami di Eropa,” sambungnya.

Mungkinkan Juventus mengulanginya di tahun ini? Del Piero menyatakan Si Nyonya Tua memang masuk dalam kandidat juara Liga Champions musim ini. Namun begitu, Real Madrid masih menjadi favorit juaranya.

“Saya masih melihat Real Madrid sebagai favorit, meskipun mereka kehilangan Cristiano Ronaldo. Selain Madrid, Juventus, Manchester City, PSG, Barcelona, Bayern Muenchen, dan Liverpool masuk dalam kandidat tersebut,” imbuh Del Piero.

(sha)