Kerangka Skuad Garuda Muda U-16 Terbentuk

loading…

JAKARTA – Kerangka tim nasional Indonesia U-16 untuk mengarungi Piala Asia U-16 sudah terbentuk. Kompsisi ini terlihat dalam laga uji coba terakhir melawan Oman di Stadion USIM Negeri Sembilan, Malaysia, yang berakhir imbang dengan skor 3-3.

Berakhir sudah rangkaian uji coba skuad Garuda Asia selama menjalani pemusatan latihan di Malaysia. Laga melawan Oman menjadi ajang evaluasi terakhir bagi pelatih Fakhri Husaini dalam mempersiapkan anak asuhnya menghadapi Piala Asia yang bergulir akhir September ini.

Sebelum melawan Oman, Brylian Aldama dkk sudah menjalani dua laga kontra tim lokal. Pertama, menghadapi Sime Darby FC U-17 di Stadion Sime Darby, MP Selayang Stadium, dan berakhir kemenangan dengan skor telak 4-0. Kiprah positif ini berlanjut saat ditantang Felda FC U-17. Bermain di Stadion MMU, Cyberjaya, skuad Garuda Asia menang dengan skor meyakinkan 5-0.

Laga uji coba terakhir melawan Oman dipilih sebagai adaptasi menghadapi permainan tim dari Timur Tengah. Hasilnya memang tidak buruk setelah Indonesia mampu mengimbangi permainan Oman.

Selain adaptasi permainan, dalam laga tersebut juga tergambar kerangka timnas U-16 yang akan bertarung di Piala Asia. Meski ada sejumlah pergantian namun komposisi utama serupa dengan tim yang diturunkan saat menjuarai Piala AFF 2018 lalu di Sidoarjo, Jawa Timur.

Fakhri Husaini kembali mengandalkan Ernando Ari Sutaryadi sebagai palang pintu. Di barisan pertahanan, namanama bek yang mengantarkan tim Merah Putih meraih Piala AFF pertamanya, yakni Mocha mad Yudha Febrian, Muhammad Salman, Fadillah Nur Rahman, dan Amiruddin Bagas Kaffa tetap menjadi pilihan utama.

Di gelandang, David Maulana, Brylian Aldama, dan Andre Oktaviansyah diprediksi bakal kembali menjadi andalan Fakhri Husaini untuk mengarungi ketatnya persaingan di Grup C melawan Iran, India, dan Vietnam.

Sementara di barisan penyerang, top skor Piala AFF Amiruddin Bagus Kahfi bakal ditunjang dua penyerang sayap, yakni Amanar Abdillah dan Muhammad Supriadi. Fakhri Husaini tidak menampik jika ini menjadi ajang evaluasi terakhir sebelum tampil di Piala Asia. Menurut dia, setelah melawan Oman, pemainnya sisa berfokus menjalani pemusatan latihan yang sudah berlangsung di Malaysia sejak akhir Agustus lalu.

“Ini adalah uji coba terakhir kami. Saya ingin para pemain tetap fokus di sisa latihan kami guna menghadapi turnamen Piala Asia U-16 yang sudah tidak lama lagi ini akan berlangsung,” katanya.

Terkait laga melawan tim asal Timur Tengah, mantan kapten timnas Indonesia itu menilai, anak asuhnya mampu merespons dengan baik permainan yang diperagakan Oman. Transisi positif dan transisi negatif dijalankan dengan baik oleh pemain.

Meski demikian, ketenangan dan fokus masih menjadi catatan harus diperbaiki sebelum tampil di Piala Asia. Selain itu, pemainnya kerap kehilangan bola karena terlambat beradaptasi dengan lapangan yang cenderung basah, tapi secara umum Fakhri Husaini puas dengan perkembangan pemainnya.

“Tiga gol yang dibuat Bagus itu buah dari keberaniannya melakukan penetrasi dan memanfaatkan momen transisi positif. Saya juga puas dengan penampilan para pemain lain, meski ada beberapa catatan untuk kami evaluasi setelah membahasnya nanti dengan tim pelatih,” katanya.