Daerah-Daerah Pesisir di Negara Maju Terancam Tenggelam

loading…

Ilustrasi perubahaan iklim. FOTO/ AFP

LONDON – Setiap negara perlu melakukan investasi besar dalam mengurangi risiko banjir untuk melindungi kota-kota yang terletak di pesisir pantai di seluruh dunia.

Amal yang berbasis di London, Christian Aid menyatakan bahwa naiknya permukaan laut sekarang dapat mempengaruhi sekitar tiga juta pemukiman.

Beberapa kota pesisir seperti Jakarta tercatat tenggelam sebesar 25 sentimeter setiap tahun, sementara Bangkok, Houston, dan Shanghai terancam banjir selama beberapa dekade mendatang serta diperparah oleh perencanaan dan bencana alam yang tidak sehat.

Penelitian oleh badan amal itu juga menemukan bahwa delapan kota pantai di seluruh dunia tenggelam, sehingga mendukung kenaikan permukaan laut dapat mempengaruhi kehidupan.

Kepala Global Christian Aid Climate, Kat Kramer mengatakan dampak perubahan iklim dapat dilihat secara global dengan indikasi paling jelas bahwa bagian utara belahan bumi sangat panas dan situasinya tidak normal.

“Banyak kota besar di negara maju semakin rentan terhadap perubahan iklim dan sangat penting bagi semua pihak untuk memberi mereka dukungan dan membangun sistem ketahanan yang kuat,” kata Kat Kramer seperti dilansir dari AFP.

Seruan itu sejalan dengan laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang akan dikeluarkan minggu depan mengenai seruan bagi pemerintah semua negara untuk meningkatkan upaya untuk mengatasi masalah pemanasan global.

Panel Perubahan Iklim Pemerintah Internal akan memeriksa dampak pemanasan global setinggi 1,5 derajat Celsius di atas tingkat pra-industri.

Semua negara yang menandatangani Traktat Paris 2015 berusaha untuk memastikan bahwa kenaikan suhu tidak akan melebihi dua derajat Celcius pada akhir abad ini.

(wbs)