Indonesia Waspada Permainan Cepat Myanmar

loading…

Tim nasional Indonesia mendapat kesempatan menjajal kertangguhan timnas Myanmar pada laga uji coba di Stadion Wibawa Mukti/Foto/Twitter/PSSI

JAKARTA – Tim nasional Indonesia mendapat kesempatan menjajal kertangguhan timnas Myanmar pada laga uji coba di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Rabu (10/10/2018). Pelatih sementara timnas Indonesia Bima Sakti memboyong 23 pemain termasuk gelandang Selangor FA Evan Dimas Darmono.

Indonesia mematangkan taktik untuk persiapan menghadapi Piala AFF 2018 yang digelar 8 November–15 Desember 2018. Selain, Myamnar, Merah Putih juga akan beruji coba melawan Hong Kong di tempat yang sama, 16 Oktober. Sebelumnya, Merah Putih meladeni Mauritius, dengan kemenangan 1-0 pada 11 September lalu.

Indonesia menggelar latihan perdana, Senin (8/10/2018) yang diikuti 19 pemain. Hansamu Yama, Rizky Pora, dan Septian David Maulana juga bergabung, namun pada sore hari lantaran membela klub masing-masing di kompetisi Liga 1.

Bim Sakti memimpin latihan tersebut. Mantan pemain timnas era 1995–2000-an itu bisa mendampingi tim setelah sempat mendapat hukuman dari AFC. Bima dihukum satu laga akibat kartu merah pada pertandingan timnas Indonesia U-23 kontra Uni Emirat Arab U-23 di babak 16 besar Asian Games 2018. Hukuman dijalani Bima saat Indonesia menjamu Mauritius.

Bima menyatakan kesiapan timnya melawan Myanmar. Dia juga akan memberikan kesempatan kepada pemain-pemain yang belum dipanggil pada uji coba sebelumnya tampil melawan Myanmar.

“Myanmar kami sudah pantau kekuatan mereka lewat video, gaya permainan mereka cepat. Dan mereka didominasi oleh pemain usia 23 tahun yang berlaga di Asian Games lalu,” katanya dilansir laman rsmi PSSI.

Indonesia terjebak di Grup B di Piala AFF 2018, bersama Thailand, Filipina, Singapura, dan Timor Leste.